Bawaslu Campus Connect di Unas: Gandeng Generasi Muda Kawal Demokrasi Transparan
|
Jakarta – Perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan dinamika ruang digital menjadi tantangan baru dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menekankan pentingnya pengawasan pemilu yang adaptif serta keterlibatan aktif generasi muda dan perguruan tinggi.
Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Bawaslu, Puadi, saat membuka kegiatan Bawaslu Campus Connect bertema "Generasi Digital, Demokrasi Transparan" di Universitas Nasional (Unas), Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Puadi menjelaskan bahwa meskipun kemajuan teknologi mempermudah partisipasi politik masyarakat, ruang digital juga membawa ancaman nyata, mulai dari hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, hingga manipulasi konten berbasis AI.
"Pengawasan pemilu tidak lagi cukup dilakukan hanya di lapangan, tetapi juga harus mampu menjangkau ruang digital yang semakin kompleks dan dinamis," ujar Puadi.
Untuk menjawab tantangan ini, Bawaslu melakukan transformasi kelembagaan dengan mengembangkan berbagai sistem informasi digital. Langkah ini bertujuan memperkuat fungsi pencegahan, pengawasan, hingga penanganan pelanggaran secara profesional, transparan, dan berbasis data.
Melalui program Bawaslu Campus Connect, Bawaslu mendorong sinergi dengan akademisi agar mahasiswa dapat mengambil peran sebagai agen literasi digital dan pengawas partisipatif.
"Teknologi hanyalah alat. Yang menentukan kualitas demokrasi tetaplah manusia yang menggunakannya, integritas yang menjaganya, serta partisipasi masyarakat yang mengawalnya," tegas Doktor Ilmu Hukum FISIP Unas tersebut.
Menanggapi kolaborasi ini, Dekan FISIP Universitas Nasional, Aos Yuli Firdaus, menyambut baik inisiatif Bawaslu. Ia berharap mahasiswa memanfaatkan forum tersebut untuk memperluas pemahaman mengenai etika digital dan pengawasan pemilu.
"Kami optimistis kampus dapat terus berkontribusi dalam melahirkan generasi yang cakap secara digital, kritis dalam berpikir, serta memiliki komitmen untuk menjaga demokrasi yang transparan dan berintegritas," kata Aos.
Kerja sama antara Bawaslu dan Universitas Nasional ini diharapkan dapat berlanjut secara berkesinambungan melalui berbagai program akademik, penelitian, serta kegiatan edukasi kemahasiswaan.
Editor : Lisna Trisnawati
Foto : Bawaslu RI