Bawaslu Kabupaten Pangandaran Gelar Konsolidasi Demokrasi Bersama Ketua APDESI
|
Pangandaran, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Pangandaran, Sugiono, S.H., yang bertempat di Kantor Desa Sidomulyo, Kabupaten Pangandaran.
Kegiatan konsolidasi demokrasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman bersama terkait kondisi demokrasi nasional serta mendorong peran strategis pemerintah desa dalam menjaga kualitas demokrasi dan pengawasan pemilu, khususnya pada masa non-tahapan.
Dalam forum tersebut, disampaikan pandangan mengenai kondisi politik dan demokrasi saat ini yang dinilai masih menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya belum optimalnya mekanisme penyeimbang (checks and balances) terhadap kekuasaan pemerintah pusat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan peran lembaga-lembaga demokrasi agar sistem pemerintahan berjalan lebih akuntabel dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Selain itu, dibahas pula wacana sistem pemilihan yang dilakukan melalui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dalam pandangan yang berkembang pada forum tersebut, mekanisme pemilihan melalui DPR pada prinsipnya dapat diterima apabila lembaga legislatif memiliki integritas dan terbebas dari praktik politik uang. Namun, realitas politik saat ini menunjukkan bahwa praktik money politik masih menjadi persoalan serius, sehingga berpotensi melemahkan kualitas demokrasi apabila sistem tersebut diterapkan.
Kegiatan ini juga menekankan pentingnya penguatan regulasi kepemiluan yang berkeadilan serta memastikan keterlibatan Bawaslu secara aktif dalam setiap proses pengawasan. Peran Bawaslu dinilai krusial dalam mencegah praktik politik uang dan menjaga integritas demokrasi.
Lebih lanjut, ditegaskan bahwa sistem pemilihan seharusnya tetap dilaksanakan secara terbuka dan langsung oleh rakyat. Hal tersebut sejalan dengan prinsip kedaulatan rakyat, di mana wakil rakyat memperoleh legitimasi langsung dari masyarakat melalui proses pemilihan yang transparan dan partisipatif.
Ketua APDESI Kabupaten Pangandaran, Sugiono, S.H., menyampaikan bahwa pemerintah desa memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan politik masyarakat serta menjaga nilai-nilai demokrasi di tingkat akar rumput. Sinergi antara Bawaslu dan pemerintah desa diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus mencegah praktik-praktik yang mencederai demokrasi.
Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Kabupaten Pangandaran berharap terbangunnya kesamaan pandangan dan komitmen bersama dalam menjaga kualitas demokrasi, memperkuat pengawasan pemilu, serta meningkatkan partisipasi masyarakat yang berlandaskan etika demokrasi dan kesadaran hukum.
Humas Bawaslu Pangandaran