Bawaslu Kabupaten Pangandaran Konsolidasikan Pencegahan Hoaks Bersama SMK Kesehatan Parigi
|
Pangandaran — Ketua dan Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2HM) Bawaslu Kabupaten Pangandaran melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama H. Dedi Junaedi, S.Ag., selaku Kepala Sekolah SMK Kesehatan Parigi.
Kegiatan ini membahas maraknya penyebaran hoaks di media sosial, khususnya di kalangan pemilih pemula yang dinilai memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap informasi yang belum terverifikasi. Dalam diskusi tersebut disampaikan bahwa derasnya arus informasi digital menuntut adanya literasi digital yang memadai, agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong, ujaran kebencian, maupun konten provokatif yang berpotensi merusak kualitas demokrasi.
Bawaslu Kabupaten Pangandaran menegaskan bahwa upaya pencegahan hoaks tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan. Sekolah dipandang sebagai mitra strategis dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi, membangun sikap kritis, serta meningkatkan kesadaran berdemokrasi yang sehat bagi pemilih pemula.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Kesehatan Parigi, H. Dedi Junaedi, S.Ag., menyambut baik kegiatan konsolidasi demokrasi tersebut. Ia menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya pencegahan hoaks melalui edukasi berkelanjutan dan penguatan literasi media di lingkungan sekolah, sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa yang cerdas dan bertanggung jawab dalam menyikapi informasi.
Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, diharapkan dapat tercipta pemilih pemula yang cerdas, berintegritas, serta mampu berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam proses demokrasi, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh informasi menyesatkan yang beredar di ruang digital.
Humas Bawaslu Pangandaran